Sabs UTDocs
Embs4321

EMBS4321 - Modul 7

Ringkasan materi Metodologi Pengembangan Sistem dan Aplikasi untuk persiapan UAS EMBS4321

Metodologi Pengembangan Sistem

Ada dua pendekatan umum untuk mengembangkan aplikasi kustom:

  1. Pendekatan Siklus Hidup Pengembangan Sistem Tradisional (SDLC)
  2. Pendekatan Prototipe Evolusioner

SDLC (System Development Life Cycle)

SDLC adalah proses siklus hidup tradisional untuk pengembangan aplikasi kustom. Metodologi ini umumnya mencakup tiga fase dan delapan langkah.

Fase-fase SDLC

  1. Fase Definisi: Mendefinisikan secara tepat apa yang harus dilakukan sistem.
  2. Fase Konstruksi: Spesialis SI menghasilkan sistem kerja sesuai spesifikasi.
  3. Fase Implementasi: Sistem baru dipasang, operasional, dan dipelihara.

Langkah-langkah dalam Fase SDLC

  • Fase Definisi
    1. Analisis Kelayakan: Menilai kelayakan ekonomi, operasional, dan teknis. Mendefinisikan ruang lingkup, input, output, dan database.
    2. Definisi Persyaratan: Fokus pada proses, aliran data, dan keterkaitan data (apa, bukan bagaimana). Analis memastikan persyaratan detail untuk penulisan kode.
  • Fase Konstruksi
    1. Desain Sistem: Spesialis SI merancang sistem fisik/teknis berdasarkan persyaratan. Termasuk penentuan hardware & software, desain database, dan modul pemrosesan.

      Kualitas sistem tinggi memiliki 10 karakteristik: akurat, bisa diaudit, dapat diubah, efisien, fleksibel, dapat diandalkan, kokoh, aman, mudah digunakan, dan didokumentasikan dengan baik.

    2. Pembangunan Sistem: Membuat program komputer serta mengembangkan atau meningkatkan basis data.
    3. Pengujian Sistem: Menguji setiap modul, subsistem, hingga integrasi seluruh sistem untuk memastikan persyaratan terpenuhi dan kinerja memadai.
  • Fase Implementasi
    1. Instalasi: Membuat file, database, konversi data, dan melatih pengguna akhir.
      • Strategi Penerapan/Konversi Sistem:
        • Strategi Paralel: Mengoperasikan sistem lama dan baru secara bersamaan sampai sistem baru stabil.
        • Strategi Pilot: Mengintroduksi sistem baru di satu bagian organisasi terlebih dahulu.
        • Strategi Phasing: Menerapkan sistem secara bertahap untuk sistem besar dan kompleks.
        • Strategi Cutover: Peralihan langsung ke sistem baru, berisiko lebih tinggi.
    2. Operasi: Mengoperasikan aplikasi baru dalam mode produksi.
    3. Pemeliharaan: Membuat perubahan pada sistem setelah diimplementasikan untuk memperbaiki kesalahan, menyesuaikan dengan perubahan lingkungan, atau meningkatkan sistem.

Kelebihan dan Kekurangan SDLC

  • Kelebihan: Proses terstruktur dan sistematis, kontrol ketat, definisi persyaratan menyeluruh, tonggak pencapaian jelas.
  • Kekurangan: Tidak mengakomodasi perubahan persyaratan dengan baik, memakan waktu dan biaya, memerlukan komitmen top-down, resistensi terhadap umpan balik, peran pengguna dapat terbatas, tonggak dan tanggal penyelesaian tetap.

Metodologi Prototipe

Pendekatan di mana sistem awal dapat direvisi berdasarkan pengalaman dan pemahaman pengguna dari versi sebelumnya. Ini adalah jenis proses pengembangan evolusioner.

Langkah-langkah Pembuatan Prototipe

  1. Analis/pembangun dan pengguna menyetujui input, pemrosesan data, dan output dasar sistem.
  2. Membangun sistem prototipe awal.
  3. Pengguna mencatat hal-hal yang perlu diperbaiki dan membuat analisis perubahan.
  4. Membangun modifikasi sistem untuk memasukkan perubahan.
  5. Evaluasi prototipe akhir sebagai sistem operasional.
  6. Menyelesaikan tahap konstruksi dengan perbaikan efisiensi operasional.
  7. Sistem baru diinstal dan dipindahkan ke status operasional.

Prototipe dalam Proses SDLC

Dapat digunakan pada tahap definisi untuk membantu pengguna mendefinisikan persyaratan sistem (terutama antarmuka pengguna) atau sebagai implementasi percontohan prototipe yang berfungsi.

Pendekatan Baru

Rapid Application Development (RAD)

Metodologi hibrid yang menggabungkan SDLC dan prototipe. Tujuannya adalah menghasilkan sistem dalam waktu kurang dari setahun. Menggunakan sesi Joint Application Design (JAD) dan alat Computer-Aided Software Engineering (CASE).

Metodologi Tangkas (Agile)

Metodologi untuk proyek yang lebih kecil, berfokus pada pengiriman perangkat lunak dengan tingkat kerusakan rendah berdasarkan empat nilai kunci: kesederhanaan, komunikasi, umpan balik, dan keberanian. Pilar Agile: cepat, fleksibel, dan ketahanan.

Pemrograman Ekstrem (XP)

Salah satu metode tangkas; pemrogram menulis kode secara berpasangan. Siklus analisis, desain, kode, dan pengujian terintegrasi dan diulang. Berfokus pada masalah langsung dan desain sederhana.

Scrum

Kerangka kerja pengembangan sistem menggunakan prinsip agile yang menekankan kolaborasi tim, koordinasi, komunikasi, dan pemantauan berkelanjutan melalui rapat: scrum harian, rapat scrum bulanan, rapat perencanaan sprint, dan rapat tinjauan sprint. Pilar scrum: keterbukaan, pemeriksaan, dan penyesuaian.

Pengembangan Aplikasi Pengguna (User Application Development/UAD)

Pengembangan aplikasi oleh pengguna akhir sendiri.

Keuntungan dan Kerugian UAD

  • Keuntungan: Pengguna tidak perlu menjelaskan kebutuhan kepada analis, tidak perlu menunggu sumber daya SI, manajer bisnis memiliki kontrol penuh atas biaya.
  • Kerugian: Kurangnya kontrol aplikasi (keamanan, kualitas data), kehilangan peluang integrasi TI dan bisnis, peningkatan risiko operasional karena pergantian pengembang.

Metodologi Pembelian Paket Perangkat Lunak

Keputusan untuk membeli (atau menyewa) paket aplikasi adalah alternatif dari mengembangkan solusi sendiri.

Keputusan Membuat atau Membeli

Analisis untuk memutuskan apakah akan membeli produk/layanan dari sumber luar atau memproduksi/melakukan layanan dari sumber daya perusahaan sendiri.

Keuntungan Membeli Paket Perangkat Lunak

Penghematan biaya (vendor menjual ke banyak organisasi), implementasi lebih cepat, staf internal tersedia untuk aplikasi lain.

Kekurangan Membeli Paket Perangkat Lunak

Jarang sepenuhnya cocok dengan kebutuhan perusahaan, pengguna mungkin harus "menyerah" pada fitur dari kebiasaan lama.

Metodologi Pembelian

Diasumsikan persetujuan awal telah diterima untuk sistem baru. Prosesnya memodifikasi pendekatan SDLC pada tahap definisi.

Tahap Pembelian (Modifikasi SDLC)

  • Tahap Definisi:
    1. Analisis Kelayakan: Menentukan kelayakan ekonomi, teknis, operasional, dan mempertimbangkan ketersediaan paket.
    2. Definisi Persyaratan: Spesifikasi input, data, proses, output, dan persyaratan kinerja yang dibutuhkan.
    3. Membuat Daftar Singkat Paket yang Cocok: Mengeliminasi paket yang tidak sesuai dengan persyaratan atau lingkungan teknis yang ada.
    4. Menetapkan Kriteria Seleksi: Menentukan kriteria wajib dan fitur yang diinginkan untuk paket dan vendor.
      • Paket: Kapabilitas fungsionalitas, persyaratan teknis perangkat lunak, jumlah dan kualitas dokumentasi.
      • Vendor: Karakteristik bisnis perusahaan, dukungan vendor.
    5. Mengembangkan dan Mendistribusikan RFP (Request for Proposal): Dokumen formal yang mengundang vendor potensial untuk mengajukan proposal.
    6. Evaluasi Tanggapan Vendor terhadap RFP dan Memilih Paket: Menilai kesesuaian antara kebutuhan perusahaan dan kapabilitas paket yang diusulkan.
    7. Negosiasi Kontrak: Menentukan harga, lisensi, jadwal pembayaran, spesifikasi fungsional, prosedur pengujian, dll.
  • Tahap Konstruksi: Sejauh mana langkah ini diperlukan tergantung pada apakah paket dimodifikasi.
  • Tahap Implementasi:
    1. Instalasi: Meliputi perencanaan instalasi, pelatihan, pembersihan data, konversi. Kualitas dukungan vendor sangat penting.
    2. Operasi: Tugas operasional berkelanjutan. Komunikasi dengan vendor untuk penyelesaian masalah menjadi kunci.
    3. Pemeliharaan: Umumnya dilakukan oleh vendor dan harus ditentukan dalam kontrak.

Tim Proyek untuk Pembelian Paket

Memerlukan komitmen besar dari manajer bisnis dan pengguna karena perubahan ekstensif dalam proses bisnis. Manajer bisnis sering menjadi manajer proyek, dengan manajer SI berperan kepemimpinan teknis.

Keuntungan dan Kerugian Membeli

  • Keuntungan: Waktu implementasi lebih singkat dibandingkan pengembangan kustom, lebih ekonomis untuk sistem tertentu.
  • Kerugian: Kurangnya pengetahuan paket (memerlukan pelatihan signifikan), organisasi tidak cepat memanfaatkan kapabilitas paket sepenuhnya, risiko modifikasi yang tidak perlu.

Poin Penting

  • Metodologi pengembangan sistem utama adalah SDLC dan prototipe.
  • SDLC memiliki fase definisi, konstruksi, dan implementasi, dengan langkah-langkah detail di setiap fase.
  • Kualitas sistem yang baik mencakup akurasi, efisiensi, keamanan, dan kemudahan penggunaan.
  • Prototipe memungkinkan pengembangan evolusioner dan keterlibatan pengguna yang lebih aktif.
  • Pendekatan baru seperti RAD, Agile, XP, dan Scrum menekankan kecepatan, fleksibilitas, dan kolaborasi.
  • UAD menawarkan kontrol pengguna tetapi berisiko dalam hal kualitas dan keamanan data.
  • Keputusan membuat atau membeli perangkat lunak melibatkan trade-off antara biaya, kecepatan implementasi, dan kustomisasi.
  • Proses pembelian paket perangkat lunak memodifikasi SDLC, dengan penekanan pada evaluasi vendor dan negosiasi kontrak.
  • RFP (Request for Proposal) adalah dokumen krusial dalam proses pembelian untuk mendapatkan proposal dari vendor.
  • Keberhasilan pembelian paket bergantung pada pemilihan produk dan vendor yang tepat serta kemauan organisasi untuk beradaptasi dengan sistem baru.

Tes Formatif 1 — Kegiatan Belajar 1

Tes Formatif 1Kegiatan Belajar 1

1.Berikut yang bukan merupakan tahapan/fase yang harus ditempuh untuk melaksanakan SDLC, yaitu ...

2.Aktivitas untuk menghasilkan sistem kerja sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan adalah aktivitas pada fase ...

3.Kelayakan sistem dinilai dari aspek berikut, kecuali...

4.Aktivitas utama manajer sistem informasi pada tahapan SDLC di fase implementasi berisi kegiatan berikut, kecuali ...

5.Kualitas sebuah sistem ditentukan oleh karakteristik berikut, kecuali ...

6.Berikut adalah langkah-langkah pembuatan prototipe, kecuali ...

7.Alternatif strategi untuk mengimplementasikan sistem baru ke dalam sistem lama, yaitu ...

8.Strategi ketika organisasi terus mengoperasikan sistem lama secara bersamaan dengan sistem baru sampai sistem yang baru bekerja cukup baik untuk menghentikan sistem yang lama adalah strategi ...

9.Metodologi hibrid yang menggabungkan aspek metodologi SDLC dan prototyping adalah ...

10.Berikut yang bukan merupakan ciri-ciri desain sistem yang sederhana adalah sistem ...

0/10 soal dijawab

Tes Formatif 2 — Kegiatan Belajar 2

Tes Formatif 2Kegiatan Belajar 2

1.Apabila perusahaan memutuskan membuat sendiri perangkat lunak, keuntungannya adalah ...

2.Kerugian paket perangkat lunak yang dibeli adalah ...

3.Hasil SDLC adalah spesifikasi perinci tentang hal berikut, kecuali ...

4.Dokumen formal yang dikirim ke vendor potensial dengan mengundang mereka untuk mengajukan proposal yang menjelaskan perangkat lunak paket mereka dan bagaimana itu akan memenuhi kebutuhan perusahaan adalah ...

5.Dalam proses pembelian, RFP memberikan informasi vendor tentang ...

6.Berikut adalah karakteristik bisnis vendor, kecuali ...

7.Dalam menetapkan kriteria dan persyaratan teknis, yang akan dievaluasi adalah ...

8.Yang bukan peran vendor pada tahap definisi adalah ...

9.Pada tahap implementasi, peran vendor sebagai berikut, kecuali ...

10.Tahap negosiasi kontrak antara perusahaan dan vendor bertujuan untuk ...

0/10 soal dijawab

On this page