Sabs UTDocs
Embs4321

EMBS4321 - Modul 2

Ringkasan materi Prinsip dan Komponen Dasar Sistem untuk persiapan UAS EMBS4321

Prinsip-Prinsip Dasar Sistem

Modul ini membahas prinsip-prinsip dasar sistem dan komponen dasar sistem komputer, yang merupakan fondasi penting untuk memahami bagaimana sistem informasi perusahaan dibangun.

A. Pengertian Sistem, Sistem Informasi, dan Sistem Informasi Manajemen

  • Sistem: Seperangkat komponen yang saling terkait yang harus bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.
  • Sistem Informasi (SI): Kumpulan teknologi informasi (TI), prosedur, dan orang-orang yang bertanggung jawab untuk menangkap, memindahkan, mengelola, dan mendistribusikan data dan informasi.
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM): Sistem yang mengumpulkan, memproses, menyimpan, menganalisis, dan menyebarkan informasi untuk tujuan tertentu.
    • Tujuan SIM:
      1. Menyediakan informasi untuk perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
      2. Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.
      3. Menyediakan informasi untuk perhitungan harga pokok, rekrutmen, atau tujuan manajerial lain.
    • Peran SIM dalam Organisasi:
      1. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.
      2. Memperkenalkan inovasi bisnis.
      3. Membangun sumber informasi strategis.

B. Tujuh Elemen Utama Sistem

  1. Boundary (batasan): Penggambaran elemen mana yang berada dalam sistem yang dianalisis dan mana yang di luar.
  2. Environment (lingkungan): Segala sesuatu di luar sistem yang menyediakan asumsi, kendala, dan masukan.
  3. Input (masukan): Sumber daya dari lingkungan yang dikonsumsi dan dimanipulasi dalam sistem.
  4. Output (keluaran): Sumber daya atau produk yang disediakan untuk lingkungan oleh aktivitas di dalam sistem.
  5. Component (komponen): Kegiatan atau proses dalam sistem yang mengubah input menjadi bentuk antara atau menghasilkan output sistem. Dapat disebut juga subsistem atau modul.
  6. Interface (antarmuka): Titik pertemuan atau interaksi antara dua komponen atau sistem dan lingkungannya.
  7. Storage (penyimpanan): Area untuk penyimpanan sementara dan permanen informasi, energi, material, dll., yang menyediakan penyangga antar komponen sistem.

C. Batas Sistem (System Boundary)

  • Mendeskripsikan apa yang ada di dalam dan di luar sistem.
  • Mempengaruhi kompleksitas dan potensi keberhasilan proyek sistem informasi.

D. Dekomposisi Komponen

Tujuan dekomposisi hierarkis suatu sistem:

  1. Mengatasi kompleksitas sistem.
  2. Menganalisis atau mengubah hanya bagian dari sistem.
  3. Merancang dan membangun setiap subsistem pada waktu yang berbeda.
  4. Mengarahkan perhatian audiens.
  5. Memungkinkan komponen sistem beroperasi lebih mandiri.

E. Antarmuka (Interface)

Titik kontak antara sistem dan lingkungannya atau antara dua subsistem. Fungsinya mendeteksi dan mengoreksi kesalahan, serta memecah/memisah (decoupling) sistem agar tidak terlalu bergantung.

F. Organisasi sebagai Sistem

Organisasi terdiri dari empat komponen dasar yang harus bekerja bersama agar efektif: orang, teknologi informasi, proses bisnis, dan struktur organisasi.

G. Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS)

Sistem informasi yang menggunakan teknologi komputer dan telekomunikasi untuk melakukan tugasnya, bertujuan memberikan solusi pada permasalahan bisnis.

H. Analisis dan Desain Sistem (SA&D)

Proses utama dalam mengembangkan sistem informasi baru. Didasarkan pada pendekatan sistem untuk pemecahan masalah dengan prinsip:

  1. Memilih ruang lingkup yang tepat.
  2. Logis sebelum fisik (mengetahui apa yang harus dilakukan sistem sebelum menentukan bagaimana cara kerjanya).

I. Proses Bisnis dan Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR)

  • Proses Bisnis: Rangkaian aktivitas yang diperlukan untuk mencapai hasil.
  • Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR): Inisiatif desain ulang bisnis radikal untuk peningkatan dramatis dalam proses bisnis dengan mempertanyakan asumsi dasar.

J. Teknologi Informasi sebagai Enabler BPR

TI memainkan peran kunci dalam memungkinkan desain ulang proses bisnis radikal. Prinsip-prinsip desain ulang proses bisnis meliputi:

  1. Mengatur proses bisnis di sekitar hasil, bukan tugas.
  2. Menetapkan mereka yang menggunakan output untuk melakukan proses.
  3. Mengintegrasikan pemrosesan informasi ke dalam pekerjaan yang menghasilkan informasi.
  4. Membuat perusahaan virtual dengan memperlakukan sumber daya yang didistribusikan secara geografis seolah-olah terpusat.
  5. Menghubungkan aktivitas paralel daripada mengintegrasikan hasilnya.
  6. Meminta orang-orang yang melakukan pekerjaan membuat semua keputusan dan membiarkan kontrol yang dibangun ke dalam sistem memantau proses.

K. Proses dan Teknik untuk Mengembangkan Sistem Informasi

  1. Siklus hidup perkembangan sistem informasi: Tahap definisi, konstruksi, dan implementasi.
  2. Teknik terstruktur: Representasi abstrak persyaratan dan desain sistem, seperti cetak biru arsitek.
  3. Teknik berorientasi prosedur: Pendekatan pengembangan sistem berdasarkan otomatisasi proses bisnis yang ada.
  4. Teknik untuk model to-be logic: Membangun model tingkat tinggi dari sistem yang diinginkan tanpa mengacu pada implementasi fisik. Diagram Aliran Data (DFD) adalah teknik umum.
    • Simbol DFD:
      1. Kotak entitas eksternal.
      2. Panah aliran data.
      3. Lingkaran proses.
      4. Segi empat data store.
    • Data Dictionary/Directory (DD/D): Alat untuk memelihara metadata dalam DFD.

L. Langkah-langkah dalam Perancangan DFD

  1. Mengidentifikasi entitas yang menyuplai/menggunakan informasi sistem.
  2. Membedakan proses dari data.
  3. Menjelaskan aturan bisnis yang memengaruhi transformasi data.
  4. Menentukan penyimpanan duplikat dan pergerakan data.

M. Teknik untuk Mendokumentasikan Physical To-Be System

Model logical to-be menghasilkan persyaratan sistem. Model physical to-be adalah desain antarmuka khusus yang diidentifikasi.

N. Teknik Berorientasi Objek (OO)

  • Menjadi populer karena aplikasi klien/server, antarmuka grafis, dan data multimedia.
  • Keunggulan utama: kemampuan untuk menggunakan kembali objek yang telah diprogram.

O. Konsep Berorientasi Objek Inti

  • Objek: Contohnya orang, tempat, atau benda, yang memiliki atribut data dan metode (operasi/perilaku).
  • Enkapsulasi: Atribut dan metode objek tersembunyi di dalam objek.
  • Pewarisan (Inheritance): Kelas objek dapat mewarisi karakteristik dari kelas objek lain (superclass ke subclass).

P. Pengendalian SI untuk Meminimalkan Risiko Bisnis

Risiko keamanan sistem umum:

  1. Tindakan kriminal.
  2. Perubahan staf dan kekurangan manajemen proyek.
  3. Bencana alam.

Q. Jenis Mekanisme Kontrol

  1. Kontrol pada Tahap Definisi dan Konstruksi:
    • Standar metodologi: Mengembangkan metode dan teknik berulang.
    • Aturan dan perhitungan validasi: Memeriksa nilai data terhadap rentang yang sah.
    • Pengujian sistem: Menguji program secara individual dan kombinasi.
  2. Kontrol pada Tahap Implementasi:
    • Keamanan: Melindungi data dan komputer dari penggunaan tidak sah.
    • Cadangan dan pemulihan: Mencadangkan file secara berkala dan menyimpan di lokasi terpisah.
    • Peran audit: Audit formal berkala untuk memastikan proses beroperasi sesuai parameter.

Komponen Dasar Sistem Komputer

Teknologi informasi (TI) mencakup semua bentuk teknologi yang terlibat dalam menangkap, memanipulasi, berkomunikasi, menyajikan, dan menggunakan data.

A. Komponen Dasar Sistem Komputer

Komputer terdiri atas enam komponen dasar: input, output, memori, unit aritmetika/logika (ALU), unit pengendali/kontrol (CU), dan file-file/dokumen. ALU dan CU bersama-sama membentuk Central Processing Unit (CPU) atau Processor.

  1. Struktur yang Mendasari: Semua komputer, dari mikrokomputer hingga mainframe, memiliki enam komponen dasar serupa.
  2. Input/Output:
    • Input: Papan ketik (keyboard), tetikus (mouse), layar sentuh, scanner (MICR, OCR), voice/speech recognition, smart face identification.
    • Output: Layar monitor, kertas, microfilm, media penyimpan data (hard disk, CD, DVD, flash disk).
  3. Memori Komputer:
    • Memori utama (main memory): Jantung komputer tempat semua aliran data berasal dan menuju.
    • Read Only Memory (ROM): Penyimpanan instruksi firmware/bootloader (BIOS) bersifat permanen.
    • Random Access Memory (RAM): Memori sementara untuk menulis dan membaca data/instruksi program, hilang ketika komputer mati.
    • Cache Memory: Memori kecil berkecepatan tinggi untuk data yang sering digunakan.
  4. Unit Aritmetika Logika (ALU): Melakukan operasi penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan logika.
  5. File Komputer: Data disimpan dalam file karena kapasitas memori terbatas. Metode akses file:
    • Sequential access.
    • Direct access.
    • Random access.
    • Associative access.
  6. Unit Pengendali/Kontrol (CU): Memberikan kontrol dan pengendalian yang memungkinkan komputer memanfaatkan kecepatan komponen lain.
  7. Pengolah/Pemroses (Processor): Inti dari setiap komputer (chip processor), terlibat dalam pemrosesan di ALU dan CU.

B. Tipe-Tipe Sistem Komputer

Kategori komputer berdasarkan biaya, daya komputasi, dan tujuan:

  1. Mikrokomputer: Komputer pribadi (PC), seperti desktop, laptop, atau palmtop.
  2. Sistem midrange (minikomputer): Kategori luas antara mikrokomputer dan mainframe/superkomputer.
  3. Mainframe: Jantung sistem komputasi untuk perusahaan besar dan lembaga pemerintah.
  4. Superkomputer: Dirancang untuk masalah intensif numerik, umumnya digunakan oleh ilmuwan.

C. Jenis-Jenis Perangkat Lunak

Dibagi menjadi dua kategori utama:

  1. Perangkat Lunak Aplikasi (Application Software): Program yang ditulis untuk menyelesaikan tugas-tugas tertentu bagi pengguna.

    • Personal Productivity Software:
      • Word processing (pengolah kata): Microsoft Word.
      • Spreadsheets (lembar kerja): Microsoft Excel.
      • Database management systems (DBMS): Microsoft Access.
      • Presentation graphic (grafik presentasi): Microsoft PowerPoint.
      • Email dan groupware.
      • Browser world wide web (penjelajah web): Google Chrome, Firefox.
  2. Perangkat Lunak Pendukung (Supporting Software/System Software): Dirancang untuk mendukung perangkat lunak aplikasi di balik layar.

    • Operating systems (sistem operasi): Mengontrol operasi perangkat keras dan mengoordinasikan semua perangkat lunak lainnya (contoh: Microsoft Windows).
    • Language translators (penerjemah bahasa): Mengubah program ke bahasa mesin.
      • Bahasa generasi pertama (1GL): Bahasa mesin.
      • Bahasa generasi kedua (2GL): Bahasa rakitan.
    • Third generation language (3GL): Bahasa prosedural, lebih mudah dari 2GL (contoh: FORTRAN, COBOL, BASIC, C).
    • Fourth generation language (4GL): Bahasa produktivitas dan nonprosedural, lebih mudah dari 3GL.
    • Markup language (bahasa markup): Digunakan untuk membuat halaman web (contoh: HTML, XML).
    • Object-oriented programming (OOP): Bahasa pemrograman yang berbasis objek (contoh: C++, Java).
    • Computer-aided Software Engineering (CASE): Kumpulan perangkat lunak untuk mengotomatiskan fase siklus hidup pengembangan perangkat lunak (contoh: UML).
    • Communication Interface Software (Komunikasi Antarmuka): Perangkat lunak server web (Apache) atau transfer file (FTP).
    • Utility Programs (Program Utilities): Program untuk tugas pemeliharaan dan pengelolaan komputer (contoh: zip/unzip file, antivirus).

Poin Penting

  • Sistem adalah seperangkat komponen yang saling terkait untuk mencapai tujuan bersama.
  • Sistem Informasi Manajemen (SIM) bertujuan menyediakan informasi untuk perencanaan, pengambilan keputusan, dan tujuan manajerial.
  • Tujuh elemen utama sistem meliputi Boundary, Environment, Input, Output, Component, Interface, dan Storage.
  • Dekomposisi komponen sistem penting untuk mengatasi kompleksitas dan memungkinkan kemandirian komponen.
  • Sistem Informasi Berbasis Komputer (CBIS) menggunakan TI untuk solusi masalah bisnis.
  • Analisis dan Desain Sistem (SA&D) berpegang pada prinsip "logis sebelum fisik".
  • Rekayasa Ulang Proses Bisnis (BPR) adalah inisiatif radikal yang didukung oleh Teknologi Informasi.
  • Diagram Aliran Data (DFD) adalah teknik pemodelan logical to-be yang menggunakan simbol entitas eksternal, aliran data, proses, dan data store.
  • Konsep berorientasi objek (OO) meliputi objek, enkapsulasi, dan pewarisan, memungkinkan modularitas dan penggunaan kembali kode.
  • Mekanisme kontrol sistem informasi, baik pada tahap definisi, konstruksi, maupun implementasi, sangat vital untuk meminimalkan risiko bisnis.
  • Enam blok bangunan sistem komputer digital adalah input, output, memori, ALU, CU, dan file.
  • Sistem operasi adalah perangkat lunak pendukung paling penting, mengontrol perangkat keras dan mengoordinasikan perangkat lunak lain.
  • Bahasa pemrograman berevolusi dari bahasa mesin (1GL) hingga bahasa berorientasi objek (OOP) dan bahasa generasi keempat (4GL) yang lebih produktif.

Tes Formatif 1 — Kegiatan Belajar 1

Tes Formatif 1Kegiatan Belajar 1

1.Kumpulan teknologi informasi, prosedur, dan orang-orang yang bertanggung jawab untuk menangkap, memindahkan, mengelola, serta mendistribusikan data dan informasi merupakan ...

2.Berikut adalah contoh sistem bisnis, kecuali ...

3.Yang bukan elemen sistem utama adalah ...

4.Kegiatan atau proses dalam sistem yang mengubah input menjadi bentuk antara atau yang menghasilkan output sistem adalah ...

5.Komponen mendasar dalam suatu organisasi yang harus bekerja bersama agar seluruh organisasi menjadi efektif sebagai berikut, kecuali ...

6.Dalam mengidentifikasi proses inti perusahaan manufaktur, kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan menurut Keen (1997) adalah ...

7.Inisiatif desain ulang bisnis radikal yang berusaha untuk mencapai peningkatan dramatis dalam proses bisnis dengan mempertanyakan asumsi atau aturan bisnis yang mendasari struktur dan prosedur organisasi adalah ...

8.Berikut adalah langkah-langkah dalam perancangan data flow diagram, kecuali ...

9.Risiko yang dapat terjadi pada keamanan sistem umum sebagai berikut, kecuali ...

10.Penggunaan auditor formal secara berkala adalah kegiatan pengendalian sistem pada tahap ...

0/10 soal dijawab

Tes Formatif 2 — Kegiatan Belajar 2

Tes Formatif 2Kegiatan Belajar 2

1.Yang bukan termasuk blok-blok pembangun sistem komputer digital adalah ...

2.Dalam Central Processing Unit (CPU) terdapat komponen berikut, yaitu ...

3.Komputer yang dapat dibawa atau dipindahkan oleh satu orang hanya memiliki satu keyboard dan unit tampilan video disebut ...

4.Berikut ini yang termasuk ke dalam kategori utama perangkat lunak pendukung, kecuali ...

5.Bahasa produktivitas dan nonprosedural, yaitu pengguna komputer hanya memberikan pernyataan yang tepat tentang apa yang ingin dicapainya, adalah ...

6.Bahasa prosedural yang mengekspresikan langkah demi langkah yang dirancang oleh programmer untuk menyelesaikan tugas yang diinginkan adalah ...

7.Bahasa pemrograman yang cocok digunakan untuk pembuatan aplikasi perangkat lunak, aplikasi web, aplikasi berbasis Android (sistem operasi dan aplikasi di handphone), dan aplikasi proyek adalah ...

8.Bahasa pemrograman yang terdiri atas kode khusus yang disisipkan dalam teks untuk menunjukkan judul, teks tebal, miring, yaitu gambar atau foto akan ditempatkan, dan dihubungkan ke halaman web adalah ...

9.Bahasa generasi keempat dianggap lebih cepat daripada generasi ketiga karena ...

10.Media penyimpan data eksternal yang berbentuk film atau video adalah ...

0/10 soal dijawab

On this page