MSIM4201 - Modul 7
Ringkasan materi Manajemen File dan Direktori untuk persiapan UAS MSIM4201
Berkas (file) adalah identitas suatu data yang disimpan dalam sistem file yang dapat diakses dan diatur pengguna. Direktori adalah tempat file-file diletakkan atau disimpan.
Manajemen File dan Direktori adalah sebuah metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi pada komputer dalam mengatur dan mengorganisir file dan direktori pada disk atau partisi disk. Ini penting untuk mencegah kehilangan atau kerusakan data.
Manfaat Manajemen File dan Direktori
Melakukan manajemen file dan direktori yang terorganisir memberikan beberapa manfaat, antara lain:
- Meminimalkan Risiko Kehilangan File: Mencegah file terhapus secara tidak sengaja yang dapat merugikan.
- Memudahkan Pencarian File: Mempermudah pengguna menemukan file yang dibutuhkan jika penyimpanan teratur.
- Mengetahui File yang tak Terpakai: Membantu mengidentifikasi dan menghapus file yang tidak lagi diperlukan untuk menghemat kapasitas penyimpanan.
Fungsi Manajemen File dan Direktori
Beberapa fungsi manajemen file dan direktori adalah:
- Memudahkan mekanisme pemakaian file secara bersama (file sharing).
- Kemudahan dalam membuat, mengedit, dan menghapus file.
- Kemudahan dalam melakukan backup dan recovery.
- Pengguna dapat mengacu file dengan nama simbolik, bukan berdasarkan perangkat fisik.
- Data dapat disimpan dengan aman dan rahasia.
- Menyediakan tampilan antarmuka yang user-friendly.
Sasaran Manajemen File dan Direktori
Sasaran yang ingin dicapai oleh manajemen file dan direktori yang efektif meliputi:
- Memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pengguna.
- Memastikan bahwa data dalam file adalah benar.
- Memberikan dukungan masukan (input) dan keluaran (output) untuk berbagai tipe perangkat penyimpanan.
- Meminimalkan atau menghilangkan potensi kehilangan/perusakan data.
- Menyediakan sekumpulan rutin antarmuka masukan (input) atau keluaran (output).
- Memberikan dukungan masukan (input) dan keluaran (output) kepada banyak pengguna pada sistem multiuser.
Arsitektur Manajemen File dan Direktori
Arsitektur manajemen file umumnya terdiri dari:
- Sistem Akses: Cara data disimpan dan diakses dari file.
- Manajemen File: Mekanisme operasi file seperti penyimpanan, pengacuan, pemakaian bersama, dan pengamanan.
- Manajemen Ruang Penyimpanan: Alokasi ruang untuk penyimpanan file pada perangkat.
- Mekanisme Integritas File: Jaminan informasi pada file tidak rusak (tidak corrupt).
Tipe File pada Sistem Operasi
Secara umum ada tiga tipe file:
- Regular File: Terdiri dari file teks (.txt) dan biner (.exe, biner dari program).
- Directory File: File yang dimiliki oleh Sistem Operasi, berisi informasi daftar file dalam folder/direktori.
- Special File: Nama logik perangkat masukan/keluaran (input/output) yang dianggap sebagai file.
Operasi pada File dan Direktori
Beberapa operasi umum yang dilakukan pada file:
- Create: Membuat file baru (awalnya kosong) dan menetapkan atributnya.
- Delete: Menghapus file untuk membebaskan ruang penyimpanan.
- Open: Membuka file untuk memungkinkan sistem mengambil atribut dan alamat disk ke memori.
- Close: Menutup file setelah akses selesai, membebaskan ruang tabel internal.
- Read: Membaca data/informasi dari file.
- Write: Menulis data/informasi ke dalam file, yang bisa menambah ukuran file.
- Rename: Mengubah nama file yang sudah ada.
Ekstensi File
Ekstensi file adalah bagian setelah titik pada nama file (contoh: .exe pada prog.exe) yang menunjukkan jenis file dan aplikasi yang digunakan untuk membukanya.
| No | Ekstensi File | Jenis File |
|---|---|---|
| 1 | *.exe, *.com, *.bin | Eksekutable file/aplikasi |
| 2 | *.txt, *.doc, *.xls, *.pdf | File Dokumen |
| 3 | .avi, .mpg, .wmv | File Video |
| 4 | .zip, .tar, .jar, .rar | Archive / File kompresi |
| 5 | .mp3, .wma | File Audio |
Manajemen File dan Direktori di Windows
Manajemen file di Windows dilakukan melalui File Explorer (atau Windows Explorer pada versi lama). Cara membuka File Explorer:
- Melalui ikon di Taskbar.
- Menggunakan kombinasi keyboard:
Windows + E. - Melalui menu Run:
Windows + Rlalu ketikexplorer. - Melalui Command Prompt (CMD): Buka CMD lalu ketik
exploreratauexplorer.exe. - Melalui Konteks Menu Ikon Windows Explorer di Taskbar.
- Melalui Shortcut di Desktop.
Operasi manajemen file di Windows Explorer:
- Membuat File: Klik kanan di folder, pilih
New, lalu pilih jenis file. - Menduplikasi/Copy File: Klik kanan file, pilih
Copy(atauCtrl+C), laluPaste(atauCtrl+V) di lokasi tujuan. - Memindahkan/Cut File: Klik kanan file, pilih
Cut(atauCtrl+X), laluPaste(atauCtrl+V) di lokasi tujuan. Berbeda dengan copy, cut memindahkan file dari lokasi asli. - Menghapus/Delete File: Pilih file, tekan
Deleteuntuk memindahkan ke Recycle Bin (penghapusan sementara). TekanShift + Deleteuntuk menghapus permanen. - Mengubah nama file/Rename File: Klik kanan file, pilih
Rename. - Menggunakan Recycle Bin: Tempat penampungan file yang dihapus sementara. Memungkinkan
Restorefile atauEmpty Recycle Binuntuk menghapus permanen.
Lokasi Direktori Penting di Windows
- Lokasi Penyimpanan File User: Biasanya di
C:\Users\Username\Documents. - Lokasi File System:
C:\Windows\system32. - Font:
C:\Windows\Fonts. - Temporary File:
C:\Users\username\AppData\Local\Temp(di dokumen dijelaskanC:\Documents and Settings\user_name\Local Settings\Tempnamun ini adalah path lama dari Windows XP/2000). - Program Files:
C:\Program Files(untuk 64-bit) danC:\Program Files (x86)(untuk 32-bit).
Manajemen File dan Direktori di Linux
Sistem file pada Linux diatur secara hirarki menyerupai pohon yang dimulai dari root (/). Direktori adalah file khusus yang berisi nama file dan INODE (pointer ke data/isi file).
Manajemen file di Linux dapat dilakukan melalui File Manager (seperti Midnight Commander, Dolphin, Nautilus) atau melalui Shell/Terminal (menggunakan perintah teks).
Tipe File di Linux
Secara garis besar, file di Linux terbagi dalam 6 tipe:
- Ordinary file: File biasa.
- Direktori: Folder yang berisi file dan sub-direktori.
- Block Device (Peralatan I/O): Representasi hardware yang mentransmisi data per blok (disk, floppy).
- Character Device (Peralatan I/O): Representasi hardware yang mentransmisi data karakter per karakter (terminal, modem).
- Named Pipe (FIFO): File yang digunakan sistem operasi untuk komunikasi proses.
- Link File: Tautan ke file lain.
Setiap file memiliki properti (atribut) seperti tipe file, izin akses, jumlah link, pemilik (owner), grup, ukuran, waktu pembuatan, dan nama file.
Perintah Manajemen File di Shell/Terminal Linux
- Membuat file:
- Menggunakan direction (
>):> namafile.txt - Menggunakan perintah
touch:touch namafile.txt(juga untuk memperbarui timestamp). - Menggunakan text editor (membuat dan langsung mengedit):
cat namafile.saya,vi namafile.saya,vim namafile.Anda,nano wicak.sono.
- Menggunakan direction (
- Menduplikasi/Copy file (
cp):cp sumber tujuan: Contoh:cp /ardhi/coba /wicak/lagi(menyalin filecobadari/ardhike/wicakdengan namalagi).cp coba lagi dong /home/ardhi: Menyalin beberapa file sekaligus.cp * /home/ardhi: Menyalin semua file di direktori aktif.
- Memindahkan/Cut file (
mv):mv sumber tujuan: Contoh:mv /ardhi/coba /wicak/(memindahkan filecobadari/ardhike/wicaktanpa mengubah nama).mv /ardhi/coba /wicak/lagi(memindahkan dan mengganti nama file).mv * /home/ardhi: Memindahkan semua file di direktori aktif.
- Menghapus/Remove file (
rm):rm nama_file: Menghapus file di direktori aktif.rm ardhi/coba: Menghapus filecobadi direktori/ardhi.rm ardhi/*: Menghapus semua file di direktori/ardhi.
Poin Penting
- Manajemen file dan direktori adalah metode sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir data.
- Manfaat utamanya adalah meminimalkan risiko kehilangan file, memudahkan pencarian, dan mengidentifikasi file tak terpakai.
- Operasi dasar file meliputi
Create,Delete,Open,Close,Read,Write, danRename. - Ekstensi file mengidentifikasi jenis file dan aplikasi terkait.
- Pada Windows, manajemen file dilakukan melalui File Explorer. Penghapusan bisa sementara (Recycle Bin) atau permanen (
Shift+Delete). - Pada Linux, sistem file bersifat hirarkis (berawal dari
/root) dan manajemen dapat dilakukan via File Manager atau Shell/Terminal. - File di Linux memiliki kepemilikan (user owner, group user, other user) dan izin akses (read, write, execute).
- Izin akses di Linux dapat diubah menggunakan perintah
chmoddengan metode teks (u, g, o, a, +, -, x, r, w) atau metode numerik (menggunakan representasi oktal).
Tes Formatif 1 — Kegiatan Belajar 1
1.Yang disebut sebagai entitas dari kumpulan informasi (atau instruksi) dengan struktur data tertentu adalah ...
2.Pada suatu berkas, terdapat informasi tambahan yang membantu sistem berkas dalam melakukan manajemen berkas dikenal dengan nama ...
3.Dalam manajemen berkas dikenal istilah Path, apakah artinya ...
4.Dalam manajemen berkas, terdapat proses di mana berkas akan dibuka dan ditulisi informasi, dua operasi tersebut dikenal dengan ...
5.Salah satu cara untuk mengetahui tipe atau jenis berkas berdasarkan ...
6.Salah satu manfaat dari manajemen berkas, kecuali ...
7.Aplikasi di Windows yang digunakan untuk manajemen berkas ...
8.Kombinasi Tombol Windows (`+ R` di keyboard memiliki fungsi ...
9.Salah satu cara untuk membuka Windows Explorer menggunakan ...
10.Ketika menggunakan command prompt, perintah apa yang digunakan untuk membuka Windows Explorer ...
11.Berkas yang dihapus melalui Windows Explorer maka berkas akan ...
12.Di sistem operasi Linux, sebuah berkas dikenal memiliki 3 jenis ijin akses, yaitu ...
13.Salah satu perintah untuk membuat berkas melalui shell/terminal di Linux adalah ...
14.Perintah `$ cp ardhi.txt wicak.txt` artinya ...
15.Salah satu fungsi perintah `$ rm` adalah digunakan untuk ...
16.Hasil dari perintah `$ mv * /home/wicak` adalah ...
17.Salah satu file manager di Linux adalah ...
18.Hasil perintah `$ mkdir modulSO` adalah ...
19.Direktori di Linux yang memiliki level tertinggi adalah ...
20.Sistem direktori di Linux disebut juga sistem ...
Tes Formatif 2 — Kegiatan Belajar 2
1.Tab pada menu properties yang digunakan untuk memberikan ijin file dan folder adalah ...
2.Jenis ijin di mana Pengguna dapat membaca, menulis, mengubah, atau menghapus berkas adalah ...
3.Jenis ijin di mana Pengguna hanya bisa membuka berkas ...
4.Jenis ijin di mana Pengguna dapat melihat berkas dalam folder yang dipilih adalah ...
5.Jenis ijin di mana Pengguna dapat membaca atau menjalankan berkas yang dipilih ...
6.Jenis ijin di mana Pengguna bisa membaca, menulis, dan mengganti berkas ...
7.Tombol yang digunakan untuk menambahkan pengguna atau grup adalah ...
8.Menu tombol yang digunakan untuk mengecek nama dari pengguna atau grup adalah ...
9.Status yang digunakan untuk memberikan ijin kepada pengguna atau grup adalah ...
10.Tombol yang digunakan untuk menonaktifkan pewarisan adalah ...
11.Di bawah ini adalah perintah untuk mengubah kepemilikan file ...
12.Di bawah ini adalah perintah untuk mengubah permission ...
13.Terdapat sebuah file dengan nama data dan kepemilikan group dengan nama basket. Akan diubah kepemilikan group tersebut menjadi Tenis. Maka perintah yang benar adalah ...
14.Seorang pengguna Linux akan melakukan perubahan permission pada sebuah file dengan ketentuan pada group user dapat melakukan execute dengan menggunakan metode text. Maka perintah yang benar adalah ...
15.Terdapat sebuah file dengan nama tes.txt memiliki permission read, write dan execute. Kemudian akan dilakukan penghilangan write pada sebuah group. Maka perintah yang benar adalah ...
16.Sebuah file dengan nama data.txt memiliki permission pada user owner read dan write. Sedangkan pada user lain tidak diberi permission. Penulisan permission yang benar adalah ...
17.Sebuah file dengan nama data.txt memiliki permission pada user owner read, write dan execute. Pada group user read, execute dan pada other user hanya memiliki execute. Penulisan permission yang benar adalah ...
18.Ubahlah set permission -rwxrw---x menjadi bilangan biner ...
19.Ubahlah set permission -rwxrw---x menjadi bilangan octal ...
20.Ubahlah set permission -rwxrw---x menjadi chmod metode number ...